Pengertian Wudhu Dan Tata Cara Pelaksanaannya
Hukum Wudhu
Hukum wudhu ada 2 yaitu wajib dan sunnah:
1. Wudhu akan menjadi wajib ketika akan melaksanakan 3 hal yaitu:
Menerjakan Shalat
Firman Allah SWT:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, bertayammumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur." ( Al Maaidah: 6).
Melaksanakan Thawaf Di Ka'bah.
Sabda Rasulullah saw kepada wanita haid, "janganlah engkau melaksanakan thawaf kecuali dalam keadaan suci.
Hendak menyentuh Mushaf (Al Qur'an )
Firman Allah SWT:
لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَl
Artinya:
tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan ( Al waaqi'ah: 79 ).
1. Wudhu akan menjadi wajib ketika akan melaksanakan 3 hal yaitu:
Menerjakan Shalat
Firman Allah SWT:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, bertayammumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur." ( Al Maaidah: 6).
Melaksanakan Thawaf Di Ka'bah.
Sabda Rasulullah saw kepada wanita haid, "janganlah engkau melaksanakan thawaf kecuali dalam keadaan suci.
Hendak menyentuh Mushaf (Al Qur'an )
Firman Allah SWT:
لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَl
Artinya:
tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan ( Al waaqi'ah: 79 ).
2. Disunahkan Berwudhu Ketika Akan Melaksanakan Amalan Ibadah Selain 3 hal yang di Sebutkan Di Atas.
Sabda Rasulullah saw, "Hanya orang oràng mukmin yang senantiasa menjaga wudhu." Lebih di anjurkan lagi tatkala memperbaharui wudhu di seyiap waktu shalat, atau saat akan berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT, saat akan membaca Al qur'an.
Keutamaan Keutamaan Wudhu.
Wudhu akan mendatangkan kecintaan Allah SWT.
Allah SWT:
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ.
Artinya:
Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri ( Al Baqarah: 222 ).
Wudhu akan mendatangkan kecintaan Allah SWT.
Allah SWT:
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ.
Artinya:
Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri ( Al Baqarah: 222 ).
- Wudhu merupakan ciri umat Muhammad SAW. Kelak di Hari Kiamat saat mereka dibangkitkan dalam keadaan bersinar dan indah. Sabda Rasulullah SAW, "Umatku akan dibangkitkan di hari kiamat kelak dalam keadaan bersih berseri-seri bekas air wudhu maka barangsiapa yang mampu memperpanjang gurrahnya maka hendaklah ia lakukan."
- Wudhu sebagai penghapus dosa dan kesalahan. Rasulullah SAW bersabda barangsiapa berwudhu dengan sempurna maka kesalahan-kesalahannya akan berguguran sampai yang ada di balik kukunya.
- Wudhu akan meninggikan derajat manusia. Rasulullah SAW bersabda, "Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang dapat menggugurkan kesalahan kalian dan mengangkat derajat kalian," mereka menjawab, "tentu wahai Rasulullah SAW" Beliau lalu bersabda, "Menyempurnakan wudhu di saat kondisi sulit dan memperbanyak langkah ke masjid masjid. Allah SWT senantiasa menunggu waktu sholat di masjid dan itu sebenar-benarnya ribath atau menjaga perbatasan dalam jihad.
Tata cara Berwudhu
- Berniat dalam hati
- Tasmiyah (membaca bismillah)
- mencuci dua telapak tangan tiga kali
- Bersiwak ketika berkumur kumur
- Berkumur-kumur istinsyaq dan istinsar 3 kali
- Membasuh wajah 3 kali Sambil menyela nyela jenggot. Batasan muka dalam wudhu adalah dari atas dimulai dari tempat tumbuhnya rambut sampai dari ujung bawah, dan dari samping dimulai dari telinga.
- Sampai ke telinga mencuci tangan kanan dari ujung jari sampai siku sebanyak 3 kali, setelah itu tangan kiri dengan cara yang sama.
- Mengusap kepala dengan cara membasahi tangan dengan air, lalu mengusap kepala dari permulaan tumbuhnya rambut sampai ke ketungkak belakang kemudian kembali ke arah semula atau cukup satu kali.
- Mengusap bagian tengah telinga menggunakan jari telunjuk dan bagian luar telinga menggunakan ibu jari atau cukup satu kali.
- Mencuci kaki kanan sampai mata kaki sebanyak 3 kali kemudian kaki kiri dengan jumlah yang sama.
- Berdoa selepas wudhu dengan mengucapkan: اَشْهَدُ اَنْ لآّاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَنَللهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ Artinya: Aku mengaku bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku mengaku bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba dan Utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci (sholeh).
Sumber: BUKU FUQIH Dr. ABDULLAH BAHAMMAM
No comments:
Post a Comment